Memuat tanggal...
Logo
Aliansi Perempuan Tembus Blokade Polisi, Tuntut Turunkan Harga BBM dan Hentikan Program MBG
Megapolitan 18 June 2026, 14:48 WIB Shaddam Putra

Aliansi Perempuan Tembus Blokade Polisi, Tuntut Turunkan Harga BBM dan Hentikan Program MBG

Ratusan perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia (API) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jalan MH Thamrin hingga Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Dengan mengenakan daster dan membawa berbagai peralatan dapur seperti panci, wajan serta spatula, mereka menyuarakan protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai semakin membebani kehidupan masyarakat, khususnya perempuan.

Sumber: TEMPO/Tony Hartawan

Aksi tersebut mengusung tiga tuntutan utama. Pertama, pemerintah diminta menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok yang dinilai terus merendahkan daya beli masyarakat. Kedua, pemerintah didesak menciptakan lebih banyak lapangan kerja di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit bagi banyak orang. Ketiga, massa menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dianggap mengalihkan anggaran dari kebutuhan yang lebih mendesak.

Para demonstran menilai bahwa kenaikan biaya hidup telah memberikan beban berlapis bagi perempuan, terutama ibu rumah tangga yang harus mengatur kebutuhan keluarga sehari-hari. Begitulah alasan mereka membawa peralatan dapur, sebagai simbol kesulitan yang dirasakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan di masing-masing rumah.

Dalam perjalanan menuju titik aksi, massa sempat dihadang aparat kepolisian yang menutup akses menuju Bundaran HI. Situasi memanas dan terjadi adu mulut antara peserta aksi dan petugas. Massa menilai bahwa penutupan jalur tersebut menghalangi hak mereka untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Sebagian peserta aksi akhirnya berhasil menembus blokade dan melanjutkan perjalanan menuju lokasi unjuk rasa.

Aksi berlangsung hingga sore hari di kawasan Kebon Sirih. Setelah massa membubarkan diri secara bertahap, arus lalu lintas yang sebelumnya terdampak demonstrasi kembali berangsur normal dan dapat dilalui kendaraan seperti biasa.

Sumber: TEMPO, detikcom

Bagikan Artikel: