Andoni Iraola Menjadi Pelatih Baru Liverpool, Apa Saja Ekspektasinya?
Status Andoni Iraola sebagai manager terbaru Liverpool sudah terkonfirmasi dan hanya perlu menunggu pengumuman resmi, atas laporan Fabrizio Romano dari akun media sosialnya. Ia akan menggantikan Arne Slot di kursi pelatih, yang telah dipecat pekan lalu atas kurang memuaskannya performa Liverpool pada musim lalu.

Sumber: X/Fabrizio Romano
Ditunjuknya Iraola membuat beberapa suporter dan pengamat menggaruk kepala. Sepanjang musim lalu, Liverpool telah dikaitkan dengan nama Xabi Alonso, mantan pemain klub tersebut yang baru saja meninggalkan kursi pelatih Real Madrid. Namun, mereka tampak diam-diam saja dan Alonso malah mendarat menjadi pelatih Chelsea.
Sebelumnya, Bawa Dua Klub Papan Bawah Naik Kasta
Meski tak memiliki prestisi sebesar Alonso, Iraola bukanlah nama sembarangan di dunia pelatih. Sebaliknya, ia diminati sejumlah klub yang cukup mentereng seperti AC Milan sebelum berakhir di Liverpool.
Perjalanan Iraola sebagai tidak mulai secara mulus. Klub pertamanya, AEK Larnaca dari Siprus, memecatnya setelah enam bulan atas performa timnya yang buruk.
Namun, karirnya mulai berkembang setelah mengambil alih Rayo Vallecano, klub yang mendekam di Divisi Kedua Liga Spanyol. Ia berhasil membawa mereka ke Divisi Pertama (La Liga) pada tahun 2021, dan sukses mencapai Semifinal Piala Nasional (Copa del Rey) pada musim berikutnya—pertama kalinya klub itu mencapai tingkat tersebut.
Iraola pun direkrut Bournemouth pada 2023. Dengan gaya bermainnya, ia berhasil mendapatkan 48 poin di Liga Inggris—rekor tertinggi bagi klub bertajuk ‘The Cherries’ pada saat itu. Musim berikutnya, ia sukses mendongkrak Bournemouth lebih tinggi, mengamankan posisi di Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Gaya Bermain Yang Cocok Dengan The Reds
Iraola dikenal dengan taktik bertempo tinggi dan selalu menyerang. Mereka mengandalkan pressing tinggi untuk memenangkan bola secepat mungkin, dan mengambil resiko dalam setiap umpan ketimbang menahan bola di paruh lapangan sendiri.
Gaya bermain tersebut yang menjadi pertimbangan besar mengapa Liverpool merekrutnya. Identitas The Reds satu dekade belakangan memang lekat dengan gaya ‘rock-and-roll’ yang dibudidayakan oleh mantan pelatih Jurgen Klopp, dan sempat hilang ketika diambil alih Arne Slot.
Dilansir The Guardian, salah satu staf Bournemouth mengatakan kalau Iraola bukanlah seorang pelatih yang suka memilih untuk bertahan ketika unggul. Ia selalu ingin timnya untuk menang, dan menang banyak.
Jarang sekali dirinya tidak memasukkan penyerang pengganti dengan waktu yang cukup bagi mereka untuk memberi dampak dalam permainan. (...) Gaya bermain Andoni sangatlah menghibur untuk ditonton.
Mayoritas fans Liverpool masih menyambut Iraola dengan antusias. Mereka berharap dirinya bisa mengembalikan identitas klub yang sempat hilang musim lalu.
Sumber: BBC, The Guardian