Aston Martin Siapkan Pembaharuan Terbesar Musim Ini, Adrian Newey Pasang Target Bangkit
Kepala tim sekaligus Managing Technical Partner Aston Martin, Adrian Newey, mengakui timnya masih menghadapi berbagai kendala dalam musim Formula 1 2026. Namun, insinyur legendaris itu optimistis paket pembaruan besar yang akan diperkenalkan pada Grand Prix Hungaria dapat menjadi titik balik performa tim.

Sumber: Aston Martin
Dalam wawancara bersama BBC Sport, Newey menjelaskan bahwa Aston Martin belum memiliki semua perangkat teknis yang dibutuhkan untuk bersaing di level teratas. Salah satu masalah terbesar adalah simulator driver-in-the-loop, alat yang digunakan pembalap untuk mengembangkan mobil secara virtual.
Menurut Newey, simulator tersebut belum memberikan korelasi data yang akurat dengan performa mobil di lintasan. Akibatnya, proses pengembangan menjadi lebih lambat dibanding tim-tim papan atas. Ia memperkirakan butuh waktu sekitar dua tahun hingga sistem tersebut benar-benar mampu bekerja sesuai harapan.
Meski demikian, Newey menegaskan Aston Martin telah memiliki fondasi yang kuat. Terowongan angin baru, fasilitas modern di kampus Silverstone, serta perekrutan banyak insinyur berpengalaman diyakini akan memberikan hasil dalam jangka menengah dan panjang. Ia menyebut tantangan terbesar saat ini adalah menyatukan seluruh elemen tersebut agar bekerja secara efektif.
Dalam fitur yang diterbitkan Aston Martin, Newey menggambarkan proses membangun tim Formula 1 sebagai pekerjaan yang jauh lebih kompleks daripada sekadar mendesain mobil cepat. Ia mengatakan keberhasilan datang dari kemampuan menyatukan manusia, teknologi, dan proses kerja menjadi satu kesatuan.
Saya menikmati tantangan membangun sesuatu dari awal. Dibutuhkan waktu, tetapi jika semua bagian dapat bekerja bersama, hasilnya akan datang,
Di tengah musim yang sulit, Aston Martin juga menyiapkan paket upgrade terbesar mereka sejauh ini. Newey mengonfirmasi bahwa pembaruan tersebut akan debut pada GP Hungaria akhir Juli.
Upgrade itu mencakup revisi aerodinamika secara besar-besaran, hidung mobil baru, suspensi belakang yang diperbarui, serta pengurangan bobot pada gearbox dan sasis agar mobil semakin mendekati batas minimum berat yang diizinkan regulasi. Kedua pembalap, Fernando Alonso dan Lance Stroll, diperkirakan akan menggunakan spesifikasi baru tersebut.
Newey berharap peningkatan ini mampu mengangkat daya saing Aston Martin yang sepanjang awal musim kesulitan mencetak poin. Ia menilai paket tersebut memang tidak akan langsung mengubah tim menjadi penantang gelar, tetapi cukup signifikan untuk memperkecil jarak dengan para rival.
Insinyur berusia 67 tahun itu juga mengungkapkan dirinya sempat mengalami gangguan kesehatan pada musim lalu. Namun ia memastikan kondisinya kini telah membaik dan tidak lagi mengganggu pekerjaannya memimpin pengembangan mobil Aston Martin.
Selain meningkatkan performa tim, Newey berharap kemajuan yang ditunjukkan Aston Martin dapat meyakinkan Fernando Alonso untuk tetap bertahan hingga musim 2027. Menurutnya, pengalaman dan kemampuan Alonso memberikan masukan teknis masih menjadi aset yang sangat penting dalam proses pembangunan tim menuju era baru Formula 1.
Artikel Terkait
Isack Hadjar Absen di GP Belanda, Liam Lawson Dapat Kesempatan Kedua di Red Bull
3 weeks ago
Dokumenter Bongkar Sisi Lain Pep Guardiola di Tahun-Tahun Terakhirnya Bersama Man City
3 weeks ago
Russell Westbrook Pensiun dari NBA, Sang Raja Triple-Double Akhirnya Gantung Sepatu
4 weeks ago