Baru Pernah Terlihat Sekali Dalam Seabad, Burung Langka Dari Indonesia Muncul Tanpa Disangka
Selama satu abad, burung Blue-fronted Lorikeet hanya pernah menunjukkan wujudnya pada manusia satu kali; dalam sebuah foto di tahun 2014. Karena itulah, kemunculannya di Gunung Kapalatmada, Pulau Buru, Maluku menjadi kejutan yang disambut bahagia.

Sumber: James Eaton/Bird Tour Asia
Burung tersebut ditemukan oleh tim ekspedisi Kanal Biru di bulan April, buah dari perjalanan 14 hari di bagian pulau yang belum pernah dipijaki manusia sebelumnya.
Tim tersebut memang melakukan ekspedisi demi menemukan burung itu, menembus bebatuan bergerigi dan serangan dari berbagai serangga. Mereka hampir kehilangan harapan karena kesempatan terlihatnya begitu kecil, sehingga keberhasilan mereka membuat sejumlah anggota tim menitikkan air mata.
Sebagai spesies burung endemik di Pulau Buru, Blue-fronted Lorikeet tidak bisa ditemukan di tempat lain. Menurut John Mittermeier, salah satu anggota tim ekspedisi, mereka memiliki penampilan yang mencolok dan tidak seperti burung-burung lain, sehingga mereka mudah diidentifikasi. Mereka berhasil menemukan sembilan ekor burung sepanjang perjalanan mereka, dan berharap bisa mengambil langkah untuk mulai melestarikan mereka.
Koordinator Program Konservasi dari Konservasi Kakatua Indonesia (KKI), Dwi Agustina, menekankan pentingnya kerja sama untuk melindungi habitat yang masih tersisa bagi spesies burung langka tersebut. Menurutnya, upaya konservasi tidak dapat dilakukan secara parsial dan membutuhkan tindakan bersama guna memastikan kelangsungan hidup satwa endemik di Pulau Buru.
KKI sendiri telah melakukan serangkaian survei sejak 2023 hingga awal 2025. Hasil pemantauan menunjukkan adanya sejumlah ancaman potensial terhadap habitat burung, termasuk kerusakan hutan serta aktivitas perburuan untuk konsumsi maupun perdagangan.
"Pulau Buru merupakan rumah bagi banyak burung endemik, dan perusahaan-perusahaan penebangan serta pertambangan yang telah menguasai sebagian besar hutan di pulau ini menjadi ancaman besar bagi kelangsungan hidup mereka dan satwa liar lainnya.
Penemuan kembali spesies ini juga memberikan harapan bagi pencarian spesies burung lain yang masih berstatus hilang seperti New Caledonian Lorikeet dan Red-throated Lorikeet. Dwi berharap bahwa penemuan ini akan menjadi yang pertama, dan lebih banyak spesies yang dianggap hilang bisa ditemukan kedepannya.
Sumber: Reuters, BirdLife International
Artikel Terkait
Bos Sindikat Jual Bayi Divonis 7 Tahun, Hukuman yang Dinilai Belum Sebanding dengan Kejahatannya
2 days ago
Aktivis Pro-Palestina Diisolasi 23 Jam Sehari, Irlandia Desak Jerman Beri Penjelasan
3 days ago
Dana Pakan Satwa Diduga Dikorupsi Rp10 Miliar, Mantan Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditahan
3 days ago