Blockbuster Trade NBA 2026! Jaylen Brown Resmi Tinggalkan Celtics, Gabung Philadelphia 76ers
Bursa transfer NBA kembali menghadirkan kejutan besar. Jaylen Brown resmi meninggalkan Boston Celtics setelah 10 musim untuk bergabung dengan Philadelphia 76ers dalam salah satu blockbuster trade terbesar pada offseason NBA 2026. Kepindahan pemain yang berstatus NBA Finals MVP 2024 tersebut mengakhiri satu dekade perjalanan bersama Celtics sekaligus membuka babak baru bersama rival di Wilayah Timur.

Sumber: John Schuhmann/ NBA.com
Berdasarkan pengumuman resmi Philadelphia 76ers, mereka berhasil mendapatkan Jaylen Brown dalam pertukaran yang mengirim Paul George, dua pilihan frist-round NBA Draft ( termasuk satu pilihan tanpa proteksi pada 2031 dan satu pilihan dengan proteksi pada 2028), serta dua second-round picks kepada Boston Celtics. Selain Jaylen Brown, Philadelphia juga mendatangkan guard Anfernce Simons untuk memperkuat kedalaman skuad musim depan.
Jaylen Brown meninggalkan Boston dengan status sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah modern Celtics. Selama 10 musim, ia mencatat lima kali terpilih sebagai NBA All-Star, dua kali masuk All-NBA Second Team, serta menjadi Finals MVP 2024 saat membawa Celtics meraih gelar juara NBA. Pada musim 2025-2026, Jaylen Brown tampil luar biasa dengan rata-rata 28,7 poin, 6,9 rebounds, dan 5,1 assist per game, yang menjadi statisktik terbaik sepanjang kariernya.
Dalam pernyataanya usai trade diumumkan, Jaylen Brown mengaku memiliki perasaan campur aduk. Ia menyebut dirinya "bersemangat sekaligus kecewa" karena harus meninggalkan kota yang telah menjadi rumahnya selama satu dekade. Meski demikian, Jaylen Brown menegaskan siap membuka lembaran baru bersama Philadelphia dan ingin membantu 76ers bersaing memperkuat gelar juara NBA.
Bagi Philadelphia, kedatangan Jaylen Brown menjadi langkah besar untuk memperkuat inti tim yang sudah dihuni Joel Embiid, dan Tyrese Maxey. Manajemen berharap kombinasi tersebut mampu membawa 76ers kembali menjadi kandidat kuat juara Wilayah Timur setelah sukses menembus babak playoff musim lalu.
Sementara itu, Boston Celtics memilih memulai arah baru dengan mendatangkan Paul George dan sejumlah aset draft. Presiden Operasi Basket Celtics, Brad Stevens, mengakui keputusan melepas Jaylen Brown bukan hal yang mudah, tetapi diyakini menjadi langkah strategis untuk menjaga fleksibilitas roster di bawah aturan salary cap NBA yang semakin ketat.
Trade ini langsung memicu berbagai reaksi dari penggemar dan analis NBA. Banyak yang menilai Philadelphia berhasil mendapatkan salah satu pemain dua arah (two-way player) terbaik di liga, sementara Celtics mengambil resiko besar dengan melepas pemain yang sedang berada di puncak performanya. Terlepas dari pro dan kontra, perpindahan Jaylen Brown dipastikan menjadi salah satu cerita terbesar pada offseason NBA 2026.
Sumber: Sky Sports, NBA.com, Instagram