FIFA Bekukan Federasi Sepak Bola Nepal, Timnas dan Klub Dilarang Tampil di Kompetisi Internasional
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi menjatuhkan sanksi penangguhan terhadap All Nepal Football Association (ANFA) setelah menilai adanya campur tangan pihak ketiga dalam tata kelola organisasi sepak bola Nepal. Keputusan yang mulai berlaku pada 24 Juni 2026 itu membuat seluruh tim nasional dan klub asal Nepal tidak lagi diperbolehkan mengikuti kompetisi di bawah naungan FIFA maupun Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Sumber: ANFA
Dalam surat yang dikirim kepada ANFA, FIFA menyebut keputusan tersebut diambil karena terjadi pelanggaran serius terhadap Statuta FIFA yang berkaitan dengan intervensi pihak luar terhadap independensi federasi sepak bola nasional.
Akar persoalan bermula dari perselisihan antara ANFA dan National Sports Council (NSC), lembaga pemerintah Nepal yang mengawasi bidang olahraga.
Pada Maret 2026, NSC sempat membekukan kepengurusan ANFA selama tiga bulan ketika federasi tengah mempersiapkan proses pemilihan pengurus yang sebelumnya telah disepakati bersama FIFA dan AFC. Meski pembekuan itu kemudian dicabut pada Mei, FIFA menilai tindakan tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah terhadap organisasi sepak bola yang seharusnya independen.
Salah satu prinsip utama FIFA adalah setiap asosiasi anggota harus bebas dari campur tangan pemerintah maupun pihak luar dalam menjalankan organisasi dan mengambil keputusan.
Dengan berlakunya sanksi tersebut, Nepal kehilangan hampir seluruh hak sebagai anggota FIFA.
Seluruh tim nasional putra, putri, hingga kelompok umur tidak dapat mengikuti pertandingan internasional, dan klub-klub Nepal dilarang tampil dalam kompetisi AFC. ANFA juga kehilangan akses terhadap pendanaan FIFA dan AFC.
Penangguhan ini bersifat tidak terbatas waktu dan baru akan dicabut apabila FIFA menilai seluruh bentuk intervensi pihak ketiga telah dihentikan serta tata kelola ANFA kembali sesuai dengan Statuta FIFA.
Sanksi tersebut menjadi pukulan berat bagi perkembangan sepak bola Nepal yang dalam beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan kemajuan.
Saat ini, tim nasional putra Nepal berada di peringkat 175 dunia, sementara tim nasional putri menempati peringkat 88 FIFA. Larangan tampil di kompetisi internasional berpotensi menghambat perkembangan pemain, mengurangi kesempatan meraih poin peringkat FIFA, hingga mengganggu persiapan berbagai turnamen regional Asia Selatan.
Selain itu, klub-klub Nepal juga kehilangan kesempatan bersaing di level Asia sekaligus memperoleh pemasukan dari kompetisi kontinental.
Kasus Nepal kembali menunjukkan sikap tegas FIFA terhadap campur tangan pemerintah dalam urusan sepak bola.
Berdasarkan Statuta FIFA, setiap federasi anggota wajib mengelola organisasinya secara independen. Apabila terdapat intervensi dari pemerintah atau lembaga lain yang memengaruhi pengambilan keputusan federasi, FIFA berhak menjatuhkan sanksi berupa pembekuan keanggotaan.
Selama sanksi masih berlaku, seluruh aktivitas sepak bola Nepal di tingkat internasional akan terhenti hingga ANFA memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan FIFA untuk memulihkan status keanggotaannya.
Sumber: Daily Star, Kathmandu Post
Artikel Terkait
Isack Hadjar Absen di GP Belanda, Liam Lawson Dapat Kesempatan Kedua di Red Bull
3 weeks ago
Dokumenter Bongkar Sisi Lain Pep Guardiola di Tahun-Tahun Terakhirnya Bersama Man City
3 weeks ago
Russell Westbrook Pensiun dari NBA, Sang Raja Triple-Double Akhirnya Gantung Sepatu
4 weeks ago