PT. Malahayati Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Mampang, Jaksel
Jakarta Selatan – Akses terhadap layanan kesehatan masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat perkotaan, khususnya kalangan pekerja, lansia, dan warga dengan keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan. Menjawab kebutuhan tersebut, Remaja Islam Baiturrahim (Risba) berkolaborasi dengan PT Malahayati menggelar program Doklingko (Dokter Keliling Kota Gratis) di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

PT. Malahayati kolaborasi dengan Risba (Remaja Islam Baiturrahim)
Program Doklingko merupakan program rutin PT Malahayati yang telah berjalan selama satu tahun terakhir sebagai upaya menghadirkan layanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat. Melalui program ini, tim medis secara berkala mendatangi berbagai wilayah untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi kesehatan, serta konsultasi medis bagi warga yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Dalam pelaksanaannya di Mampang, Risba berperan sebagai penghubung sosial dan logistik di lingkungan masyarakat, sementara PT Malahayati menerjunkan tenaga medis profesional beserta peralatan kesehatan yang diperlukan.

Tim medis PT. Malahayati menggelar cek kesehatan gratis
Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dasar, mulai dari anak-anak yang memerlukan pengecekan kondisi kesehatan dan nutrisi hingga kelompok lansia yang mengalami kesulitan untuk mengakses puskesmas atau rumah sakit.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, tes kolesterol, konsultasi kesehatan dengan dokter, hingga pembagian obat-obatan gratis sesuai kebutuhan pasien. Seluruh layanan dapat diakses tanpa prosedur administrasi yang rumit. Warga cukup datang dan menyampaikan keluhan kesehatan yang mereka alami.
Ketua Umum Risba, Muhammad Zaini, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan pengembangan dari agenda sosial yang selama ini rutin dilaksanakan oleh organisasinya.
“Lomba mewarnai merupakan agenda rutin tahunan, dan Alhamdulillah pada tahun ini kami dapat menambah kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gratis melalui kolaborasi dengan PT Malahayati. Insya Allah apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar serta jamaah yang ikut merasakannya,”
ujar Zaini.
Lebih dari sekadar layanan kesehatan gratis, kegiatan Doklingko menjadi contoh nyata bagaimana ruang-ruang komunal dapat dioptimalkan sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat. Kolaborasi antara komunitas pemuda masjid dan tenaga medis menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui aksi yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
Di tengah berbagai tantangan akses layanan kesehatan yang masih dihadapi sebagian masyarakat, program ini menjadi bentuk solidaritas sosial yang menghadirkan solusi konkret. Kehadiran layanan medis langsung di lingkungan warga tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama.
Melalui program Doklingko, Risba dan PT Malahayati berharap dapat terus menghadirkan manfaat yang lebih luas serta mendorong lahirnya lebih banyak kolaborasi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Bos Sindikat Jual Bayi Divonis 7 Tahun, Hukuman yang Dinilai Belum Sebanding dengan Kejahatannya
1 day ago
Aktivis Pro-Palestina Diisolasi 23 Jam Sehari, Irlandia Desak Jerman Beri Penjelasan
2 days ago
Dana Pakan Satwa Diduga Dikorupsi Rp10 Miliar, Mantan Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditahan
2 days ago