Jerman Taklukkan Finlandia 4-0 pada Laga Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026
JN - Tim nasional Jerman memperlihatkan performa yang semakin menjanjikan menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan telak 4-0 atas Finlandia pada laga uji coba internasional. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Mewa Arena, Mainz, Senin dini hari WIB, skuad asuhan Julian Nagelsmann tampil dominan sejak awal hingga akhir pertandingan.

Timnas Jerman menang 4-0 atas Finlandia dalam pertandingan uji coba di Mewa Arena, Mainz pada Minggu (31/5/2026).
Penyerang Deniz Undav menjadi sosok paling menonjol dalam kemenangan tersebut. Striker Stuttgart itu mencetak dua gol dan berperan besar dalam membongkar pertahanan Finlandia. Dua gol lainnya masing-masing disumbangkan oleh Florian Wirtz dan Jamal Musiala yang juga tampil impresif sepanjang laga.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Jerman langsung mengambil kendali permainan. Die Mannschaft bermain agresif dengan penguasaan bola yang dominan serta tekanan tinggi yang membuat Finlandia kesulitan keluar dari area pertahanannya sendiri. Serangan demi serangan terus dibangun melalui kombinasi Musiala, Wirtz, dan Joshua Kimmich di lini tengah.
Peluang emas pertama datang ketika Musiala melepaskan umpan terobosan yang mengarah kepada Undav. Penyerang berusia 29 tahun itu berhasil lolos dari penjagaan dan berhadapan langsung dengan kiper Finlandia, Lukas Hradecky. Namun kesempatan tersebut belum membuahkan hasil karena Hradecky bergerak cepat menutup ruang tembak dan menggagalkan peluang Jerman.
Jerman tancap gas jelang Piala Dunia 2026! Die Mannschaft pesta 4-0 atas Finlandia, Deniz Undav bersinar dengan dua gol (X/ @SpieltagIndo)
(Jerman tancap gas jelang Piala Dunia 2026! Die Mannschaft pesta 4-0 atas Finlandia, Deniz Undav bersinar dengan dua gol (X/ @SpieltagIndo)
Meski sempat menyia-nyiakan peluang, Jerman tidak mengendurkan tekanan. Finlandia beberapa kali mencoba memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat, tetapi kokohnya lini pertahanan tuan rumah membuat peluang tim tamu sulit berkembang menjadi ancaman serius. Penguasaan bola tetap berada di bawah kendali Jerman yang terus berusaha mencari celah di pertahanan lawan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-34. Berawal dari situasi bola mati yang melibatkan Florian Wirtz dan Joshua Kimmich, umpan silang yang dikirim ke kotak penalti berhasil disambut Undav dengan sundulan keras. Bola memantul ke tanah sebelum meluncur ke sudut atas gawang Finlandia tanpa mampu dijangkau Hradecky. Gol tersebut membuat publik Mainz bergemuruh dan membawa Jerman unggul 1-0.
Keunggulan satu gol bertahan hingga turun minum. Meski unggul, Jerman masih terlihat haus gol dan terus menekan lawannya. Finlandia yang lebih banyak bertahan dipaksa bekerja keras untuk meredam aliran serangan yang datang dari berbagai sisi lapangan.
Memasuki babak kedua, Jerman langsung tancap gas. Baru tiga menit setelah pertandingan kembali dimulai, Florian Wirtz berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Gelandang muda Bayer Leverkusen itu menunjukkan kualitasnya dengan penyelesaian akhir yang tenang untuk memperbesar jarak skor. Gol cepat tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Jerman.
Tidak berhenti sampai di situ, tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan Die Mannschaft kembali membuahkan hasil. Deniz Undav mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut setelah memanfaatkan celah di pertahanan Finlandia. Gol itu membuat Jerman unggul 3-0 dan praktis menguasai jalannya pertandingan sepenuhnya.
Finlandia mencoba melakukan beberapa pergantian pemain untuk mengubah situasi. Namun upaya tersebut tidak banyak membantu karena Jerman tetap tampil disiplin dan efektif. Lini tengah yang dikomandoi Kimmich mampu menjaga ritme permainan sekaligus memutus aliran serangan lawan sebelum berkembang menjadi peluang berbahaya.
Menjelang pertandingan berakhir, Jamal Musiala ikut mencatatkan namanya di papan skor. Aksi individu dan ketajamannya di depan gawang sukses menambah penderitaan Finlandia sekaligus memastikan kemenangan telak 4-0 bagi tim tuan rumah. Gol tersebut menjadi penutup sempurna bagi penampilan dominan Jerman sepanjang laga.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi pasukan Julian Nagelsmann dalam mempersiapkan diri menuju Piala Dunia 2026. Selain menunjukkan ketajaman lini depan, pertandingan ini juga memperlihatkan keseimbangan permainan Jerman baik saat menyerang maupun bertahan. Dengan performa yang terus meningkat, Die Mannschaft mulai memperlihatkan sinyal sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan pada turnamen mendatang.
Sebelum tampil di ajang Piala Dunia, Jerman masih dijadwalkan menjalani satu pertandingan uji coba terakhir menghadapi Amerika Serikat. Laga tersebut akan menjadi kesempatan bagi Nagelsmann untuk mematangkan komposisi tim sekaligus mengukur kesiapan para pemain sebelum menghadapi kompetisi yang sesungguhnya.