Memuat tanggal...
Logo
Kemenkes Dorong Standarisasi Kemasan Rokok dan Vape, Dinilai Efektif Tekan Perokok Baru
Lifestyle 06 June 2026, 17:43 WIB Shaddam Putra

Kemenkes Dorong Standarisasi Kemasan Rokok dan Vape, Dinilai Efektif Tekan Perokok Baru

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) canangkan rencana regulasi terhadap produk tembakau dan rokok elektronik melalui standarisasi kemasan. Apabila peraturan tersebut diresmikan, maka semua produsen rokok dan vape diwajibkan untuk menggunakan desain dan warna yang seragam pada kemasan produk mereka.

Sumber: Kemenkes

Menurut Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Sanguni, kemasan rokok dan vape selama ini menjadi sarana promosi untuk mengundang perhatian calon-calon perokok baru. Daya tarik yang dimiliki kemasan produk tersebut memberi dampak besar, terutama pada kelompok usia muda.

Salah satu substansi yang diatur dalam rancangan tersebut adalah standarisasi kemasan atau plain packaging, yaitu penyeragaman warna kemasan produk tembakau dan rokok elektronik guna mengurangi daya tarik produk, khususnya bagi anak dan remaja.

Andi menyatakan bahwa beberapa studi dari luar negeri menunjukkan bahwa penerapan plain packaging efektif terhadap pengurangan daya minat pembeli terhadap produk tembakau. Dengan penerapan peraturan tersebut di Indonesia, angka perokok baru dapat berkurang.

Perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, merupakan prioritas utama. Kami ingin memastikan generasi mendatang tumbuh lebih sehat, terbebas dari ketergantungan nikotin, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Regulasi ini menuai kontra dari beberapa pihak. Ketua Umum Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo) Paido Siahaan berpendapat bahwa regulasi ini bisa menyalahi Undang Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Secara spesifik, Paido mempermasalahkan pemuatan informasi dalam masing-masing produk tembakau. Penyeragaman kemasan dikhawatirkan akan mengurangi kemampuan konsumen dalam membedakan produk.

Jadi, persoalannya bukan Akvindo menolak peringatan kesehatan. Kami mendukung informasi risiko yang jelas.

Menurut Paido, penyeragaman yang terlalu ekstrim bisa membuat konsumen salah memilih produk. Hal-hal seperti kadar nikotin dan karakteristik produk yang berbeda dapat bersifat berbahaya terhadap konsumen-konsumen legal. Ia berharap bahwa penerapan peraturan ini tidak akan menghapus kejelasan informasi-informasi tersebut.

Sumber: ANTARA, Media Indonesia

Bagikan Artikel: