Memuat tanggal...
Logo
Bukan Anime, Jepang Gelar Ujian Ninja Tahunan dengan 131 Peserta dari Berbagai Negara
Lifestyle 22 June 2026, 15:00 WIB Shaddam Putra

Bukan Anime, Jepang Gelar Ujian Ninja Tahunan dengan 131 Peserta dari Berbagai Negara

Sebanyak 131 peserta dari Jepang dan berbagai negara mengikuti ujian sertifikasi ninja yang digelar di Kota Koka, Prefektur Shiga, Jepang pada 14 Juni. Kegiatan yang dikenal sebagai Koka-ryu Ninja Certification Exam (Ujian Sertifikasi Ninja Aliran Koka) itu menjadi ajang bagi para penggemar budaya ninja untuk menguji pengetahuan dan keterampilan mereka.

Sumber: @Press

Kota Koka merupakan salah satu wilayah yang dikenal dari sejarah sebagai kampung halaman para ninja Jepang. Ujian tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-18 dan kembali menarik minat peserta dari berbagai latar belakang, termasuk wisatawan mancanegara yang datang khusus untuk mengikuti tes tersebut.

Peserta dibagi ke dalam tiga tingkatan, yaitu pemula, menengah, dan lanjutan. Mereka harus menghadapi ujian tertulis yang menguji pengetahuan mengenai sejarah ninja, teknik-teknik tradisional, hingga budaya yang berkaitan dengan dunia shinobi. Pada tingkat pemula, peserta juga memperoleh poin tambahan dari tes kemampuan melempar shuriken dan bagus-tidaknya kostum ninja yang mereka pakai.

Sejumlah peserta mengaku ujian yang mereka terima lebih sulit dari yang mereka bayangkan. Meski demikian, banyak yang tetap percaya diri bahwa mereka bisa lulus. Peserta tak hanya berdatangan dari Jepang, dengan sejumlah orang yang mengikuti berasal dari Hong Kong dan Singapura.

Mereka yang berhasil lulus akan menerima sertifikat berbentuk gulungan tradisional dan secara simbolis diakui sebagai Ninja dari Koka.

Meski terdengar seperti bagian dari sebuah anime, ujian ninja ini memang benar-benar ada dan telah menjadi agenda tahunan di Koka selama hampir dua dekade. Namun, sertifikasi tersebut bukanlah pelatihan untuk menjadi ninja yang sebenarnya seperti dalam pop culture.

Tujuan utama ujian ini adalah melestarikan sejarah dan warisan budaya ninja yang berkembang di wilayah Koka dan Iga, dua daerah yang paling terkenal dalam sejarah ninja Jepang. Pemerintah daerah dan organisasi pariwisata setempat memanfaatkan ujian ini sebagai cara untuk memperkenalkan budaya tersebut kepada generasi muda dan wisatawan.

Popularitas ninja tidak lepas dari pengaruh pop culture dari Jepang yang mendunia. Namun, sejarah ninja yang sesungguhnya jauh lebih rumit dan kaya dengan budaya.

Dalam sejarah Jepang abad pertengahan, ninja berperan sebagai mata-mata, pengintai, penyusup hingga ahli sabotase. Mereka berbeda dari samurai yang lebih mengedepankan pertempuran terbuka dan kode kehormatan, dan lebih dikenal atas keahlian mereka menjalankan operasi rahasia. Wilayah Koka dan Iga dianggap sebagai pusat perkembangan tradisi tersebut. 

Sumber: TBS, NHK, Livedoor. 

Tags: #Budaya

Bagikan Artikel: