Memuat tanggal...
Logo
Malahayati Consultant Gencarkan Edukasi Bahaya Pinjol Ilegal, Judol dan Investasi Bodong
News 16 August 2026, 13:08 WIB Shaddam Putra

Malahayati Consultant Gencarkan Edukasi Bahaya Pinjol Ilegal, Judol dan Investasi Bodong

Permasalahan pinjaman online ilegal, judi online dan investasi bodong seolah tidak pernah ada habisnya. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, akses terhadap berbagai layanan digital memang menjadi semakin mudah. Namun, kemudahan ini juga membawa risiko baru, terutama ketika masyarakat belum memiliki pemahaman yang cukup untuk membedakan layanan keuangan yang aman dan yang justru dapat menjerumuskan.

Bahaya dari kemudahan akses inilah yang perlu terus disampaikan kepada masyarakat. Edukasi dan sosialisasi menjadi salah satu cara penting untuk mencegah semakin banyak orang terjebak dalam persoalan finansial yang berawal dari layanan digital ilegal. Hal tersebut menjadi salah satu alasan Malahayati Consultant terus bergerak melakukan sosialisasi mengenai bahaya pinjaman online ilegal, judi online, dan investasi bodong. Upaya tersebut kembali dilakukan melalui kehadiran Ahmad Maulana atau yang akrab disapa Bang Ujay sebagai pembicara dalam kuliah umum pada Rapat Kerja Nasional Organisasi Masyarakat Oi, Minggu (16/8/2026).

Dok. Mative Media

Mengusung tema “Sosialisasi Dampak Negatif Pinjaman Online, Judi Online dan Investasi Ilegal”, Bang Ujay membahas berbagai persoalan yang muncul dari ketiga fenomena tersebut di hadapan anggota organisasi yang hadir. Dalam pemaparannya, Bang Ujay mengungkapkan bahwa persoalan judi online di Indonesia terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Ia juga menyoroti hubungan antara judi online dan pinjaman online ilegal yang dapat membuat seseorang semakin sulit keluar dari masalah.

Menurutnya, tidak sedikit korban judi online yang kemudian mencari dana melalui pinjaman online ilegal untuk kembali bermain. Ketika uang habis, mereka kembali mencari pinjaman untuk menutup kerugian atau bermain lagi. Pola tersebut akhirnya membentuk sebuah siklus yang sulit dihentikan. Bang Ujay menyebut kondisi tersebut sebagai “lingkaran setan”, ketika satu persoalan justru mendorong seseorang masuk semakin dalam ke persoalan lainnya.

Tidak hanya berdampak pada kondisi finansial, Bang Ujay menekankan bahwa persoalan pinjaman online ilegal dan judi online juga dapat memberikan tekanan secara psikologis. Beban utang, kerugian, hingga tekanan dari lingkungan sekitar dapat membuat korban mengalami kondisi yang semakin berat.

Maraknya persoalan tersebut juga tidak terlepas dari semakin mudahnya akses terhadap layanan digital. Saat ini, pinjaman online maupun judi online dapat diakses hanya melalui telepon genggam. Selain itu, masyarakat juga kerap menemukan berbagai iklan atau promosi yang berkaitan dengan layanan tersebut ketika menggunakan media sosial. Situasi tersebut menjadi semakin berisiko bagi masyarakat yang belum memiliki pemahaman cukup mengenai konsekuensi di balik kemudahan tersebut. Tawaran mendapatkan uang dengan cepat atau keuntungan besar dalam waktu singkat dapat terlihat menarik, tetapi justru menjadi pintu masuk menuju persoalan yang lebih panjang.

Karena itu, menurut Bang Ujay, edukasi tidak bisa berhenti pada sekadar memberikan informasi mengenai bahaya pinjaman online ilegal, judi online, dan investasi bodong. Masyarakat juga perlu dibekali pemahaman agar mampu mengenali pola-pola yang dapat menjerumuskan mereka sejak awal.

Dok. Mative Media

Bang Ujay mendorong agar sosialisasi semacam ini tidak berhenti setelah acara selesai. Informasi yang didapat diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar, sehingga semakin banyak orang memahami risiko yang ada di balik kemudahan layanan digital. Ia juga mengingatkan masyarakat yang sudah terlanjur menjadi korban agar tidak merasa minder untuk mencari bantuan. Menurutnya, meminta pertolongan merupakan bagian penting dari upaya keluar dari persoalan, termasuk ketika korban membutuhkan pendampingan secara psikologis.

Kehadiran Bang Ujay di sini merupakan salah satu bentuk dari kolaborasi bersama pihak Iwan Fals. Sebelumnya, Iwan Fals turut hadir dalam acara Gebyar Malahayati 2026 sebagai bintang tamu spesial. Dalam kesempatan tersebut, beliau. membawakan lagu “GaLubTuLub” yang didedikasikan untuk mengangkat persoalan yang selama ini menjadi perhatian Malahayati dan Bang Ujay.

Dari satu panggung ke panggung lainnya, pesan yang dibawa pun tetap sama. Teknologi seharusnya menjadi alat yang membantu kehidupan, bukan justru menjadi pintu masuk menuju persoalan baru. Karena itu, semakin banyak masyarakat yang memahami risikonya, semakin besar pula peluang untuk memutus “lingkaran setan” tersebut sejak awal.

Bagikan Artikel: